another shtty post. hahah. gapapala. gue cuma mau kasitau aja.
]skip this part. dont bother me.
kemarin gue nonton banyak banget film. lumayan menghibur. sampai gue nonton The Secret Life of Bees.
WAWWWW! keren banget. dan juga bikin sedih.
yang bikin kaget adalah, di situ Dakota Fanning ciuman ama seorang cowo. ha! lucu abis. dan scene-nya, keren.
tempat2 shooting-nya juga berkualitas, dan pemain2nya juga berkualitas BANGET!
Queen Latifah, Dakota Fanning, JENNIFER HUDSON, dan Alicia Keys.
mereka2 itu kan orang2 serius. dan diakhir cerita,, saat kredit, dimainin lagunya Alicia Keys, waw. keren.
rasanya gue pengen mengucapkan mantra yang bisa membawa gue ke tempat lain,
dengan cara apapun gue lakukan, asal masuk akal sehat,
gue mau jadi yang lain. tapi, gak ah. lebih baik inin memang.
rasanya gue mau hidup enak. tapi itu namanya dicuekin secara diam2.
kalo kita diam di dalam gelap dan berisik di tengah2 keramaian, itu namanya kita membantu suasana untuk berhasil menjadi lebih baik.
tapi, apakah itu membantu?
bukannya sudah banyak orang yang membantu suasana agar lebih tenang dan berisik.
makanya banyak orang yang dimana suasana seharusnya ribut, mereka diam, dan suasana seharusnya tenang, mereka ribut.
itulah gue. gue salah satu dari mereka2 yang gue omonging ini.
gue suka melawan, gue suka dan cinta sekali sama pemberontakan.
ketenangan adalah musuh gue. lama kelamaan ketenangan itu akan menjadi keributan secara diam2. gue benci itu. dan gue gak mau itu terjadi.
gue suka sekali kebencian dan pemberontakan.
dan gue membiarkan loe tau mengenai hal ini.
tapi, bagaimanapun juga, gue masih punya hati nurani. gue masih punya perasaan.
kalo gue gak mau, pastinya gue gak punya temen2 dong?
pikirlah dengan jernih.
di dalam kebencian dan pemberontakan yang gue buat, gue bukan menaruh pikiran di dalamnya, tapi gue menaruh perasaan. sehingga apa yang gue lakukan dan efeknya, gak pernah menyerang pikiran orang, selalu langsung menyerang hati.
mau tau berapa orang yang udah gue buat sakit hati?
bukan masalah pacaran, mulai dari berteman aja gue bisa. guru pun tadi gue buat sensi.
sehingga gue sadar, gue harus perbaiki ini semua.
tapi apa?
SEMUA GAK ADA YANG DUKUNG. MEREKA HANYA BISA MENUNTUT.
jadi, maaf kalo gue menyakiti kalian. tapi asalah kalian tau, kalian menyakiti gue secara diam2 juga.
jadi, hati2 dengan ketenangan. karena pastinya di dalamnya, sudah ada perang terjadi.
