Senin, 29 Maret 2010

dia gak suka saya berdoa, masa?

Tuhan, hari ini aku UAN Bahasa Indonesia, amin agar aku dan teman-teman bisa dapat nilai yang bagus ya. syukur kepadaMu karena atas penyertaanMu aku ada di sini, menulis doa untukMu.
Tuhan, tadi di sekolah aku bertemu melakukan banyak hal, tanpa Kau, aku tak ada gunanya. Tuhan, tadi ada guru yang bilang bahwa aku berdoa bukan untuk main-main. Tuhan, beritahu aku apakah aku sedang bermain-main? Tuhan apakah aku salah untuk mendoakan teman-temanku? Tuhan salahkah aku? Tuhan tunjukkan kesalahan dari aku mendoakan orang lain.
aku berdoa untuk diriku juga, iya, tapi aku tidak mau egois, aku mau berdoa untuk semuanya tanpa terkecuali. jika memang guru itu lelah untuk berdoa, kenapa dia meminta aku untuk berdoa, lagipula, kenapa dia taruh kotak wujud doa itu di ruang BK agar aku bisa masukkan doa-doaku yang banyak itu. maaf jika aku berdoa terlalu banyak. maaf sekali, tapi, aku bukan hanya berdoa untuk diriku saja, aku berdoa untuk dia, dia, dan dia. apakah salah?
mungkin iya aku harus stop berdoa dan menaruh kertas-kertas kecil ke wujud doa. iya aku mau berdoa sendiri sekarang. aku berdoa juga kok, bukan hanya minta doa orang lain. mungkin iya aku lupa bahwa aku juga punya kekuatan untuk berdoa sendiri kepadaMu di atas sana. tapi, akibat dari tidak diterimanya aku ke SMA favorit itu, aku rasa imanku seperti tidak didengar. tapi aku tau, bahwa Kau sebenarnya dengar SEMUANYA, tapi Kau hanya ingin menunjukkan jalan yang paling sangat benar.
tapi Tuhan, tolonglah guruku itu, jika memang dia tidak mau aku berdoa lagi untuk teman-temanku, maka biarlah aku berdoa sendiri dan aku tidak akan lagi menaruh wujud doa ke sana. aku akan berdoa sendiri sekarang. dan akan minta bantuan jika aku tidak kuat. karena memang aku tidak akan kuat melakukan sendiri, aku butuh Kau, dia, dan mereka.
Tuhan, terimakasih, aku mencintaiMu. kedatanganMu, aku tunggu selalu.
AMIN.